Jangan Ragu Pakai Pupuk Alami – Cari Tahu Perbedaan Hasil Tanaman dari Pupuk Hayati dan Pupuk Kimia

Jangan Ragu Pakai Pupuk Alami – Cari Tahu Perbedaan Hasil Tanaman dari Pupuk Hayati dan Pupuk Kimia
Pupuk hayati bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah. Berdasarkan informasi dari laman Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, disebutkan bahwa pupuk hayati unggulan dapat meningkatkan kesuburan lahan, menambah jumlah angka produktivitas, mengurangi ketergantungan pupuk an-organik, serta menekan kerusakan lingkungan yang dihadapi. Meski begitu, tidak semua pupuk hayati memiliki efektivitas yang sama karena jenis dan jumlah bakteri yang berbeda, sehingga Anda harus jeli melihat hal ini. 

Agar lebih mudah memahami perbedaannya, mari simak perbandingan tanaman yang memakai pupuk BioBoost dengan pupuk kimia terlebih dahulu. Setelahnya, Anda bisa melihat sendiri mana hasil tanaman yang lebih bagus, yaitu menggunakan pupuk hayati seperti Bioboost atau pupuk kimia. 




Dari gambar di atas, terlihat tanaman yang menggunakan BioBoost lebih hijau dan tidak terdapat gulma (hama tanaman). Begitupun dengan kondisi tanah yang lebih subur, tidak kering yang berbeda dengan tanaman memakai pupuk kimia. Dengan menggunakan pupuk kimia, Anda bisa melihat pada gambar yakni cenderung merusak tanah , tanaman tumbuh tidak maksimal, dan masih terdapat gulma atau hama tanaman.


Selain itu, perbedaan pupuk BioBoost dengan pupuk hayati lainnya ada pada jumlah komposisi bakteri yang jauh lebih banyak. Dengan begitu, kerja dari mikroorganisme akan lebih maksimal. Keunggulan lainnya dari BioBoost yakni tidak mengandung bahan kimia dan bakteri jahat yang membahayakan petani, sehingga aman digunakan dan ramah lingkungan. 

BioBoost berbentuk cairan, sehingga lebih mudah menyerap di dalam tanah, mengandung hormon pertumbuhan secara alami, dan dapat menghemat penggunaan pupuk kimia sampai 50 persen. Apalagi BioBoost juga tidak ada efek samping yang merugikan. Tanaman sehat, tanah semakin subur, dan hasil pertanian memuaskan. (Angga/Dwita)